BALIKPAPAN - Peneliti dan Chief Executife Officer (CEO) Indonesia Center for Public Policy Studies (ICPPS) Nining I Soesilo menyebut ekonomi Indonesia tumbuh secara alami bagaikan sebuah pesawat yang diterbangkan dengan autopilot atau pilot otomatis.
Autopilot itu ya tidur saja bisa, masih jalan. Untungnya, pesawat masih bagus sehingga autopilotnya pun masih bisa jalan,” tukas Nining, yang juga kakak kandung Sri Mulyani ini saat ditemui di Hotel Novotel, Balikpapan, Minggu (13/11/2011).
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 13 November 2011
Via Sri Mulyani, Bank Dunia Prioritaskan Syariah
JAKARTA - Krisis yang terjadi di dunia sekarang ini terjadi lantaran decoupling. Yaitu terlepasnya sektor keuangan dari sektor riil yang membuat situasi ekonomi menjadi krisis.
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah menjelaskan decoupling seperti ini tidak dianut oleh konsep keuangan syariah. Oleh karena itu, konsep syariah dikatakan semakin penting untuk mengantisipasi krisis.
"Di dunia keuangan syariah, decoupling tidak diperkenankan. Oleh karena itu posisi dan potensi keuangan syariah di dunia semakin penting," jelas Halim saat konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (11/11/2011).
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah menjelaskan decoupling seperti ini tidak dianut oleh konsep keuangan syariah. Oleh karena itu, konsep syariah dikatakan semakin penting untuk mengantisipasi krisis.
"Di dunia keuangan syariah, decoupling tidak diperkenankan. Oleh karena itu posisi dan potensi keuangan syariah di dunia semakin penting," jelas Halim saat konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (11/11/2011).
Realisasi KUR Sudah 122%
JAKARTA - Realisasi penyaluran kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun ini telah jauh melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp20 triliun.
"Jumlah KUR awal November 2011 sudah mencapai sekira Rp24,555 triliun atau 122,8 persen dari target Rp20 triliun," jelas Deputi Menteri BUMN bidang Usaha dan Jasa Parikesit Suprapto Kementerian BUMN, di kantornya, Jakarta, belum lama ini.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa berencana menaikkan dana KUR nasional didorong oleh tingginya minat masyarakat dalam menggunakan dana KUR menjadi Rp25 triliun. Tahun sebelumnya, dana KUR yang disiapkan pemerintah sebesar Rp20 triliun.
"Jumlah KUR awal November 2011 sudah mencapai sekira Rp24,555 triliun atau 122,8 persen dari target Rp20 triliun," jelas Deputi Menteri BUMN bidang Usaha dan Jasa Parikesit Suprapto Kementerian BUMN, di kantornya, Jakarta, belum lama ini.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa berencana menaikkan dana KUR nasional didorong oleh tingginya minat masyarakat dalam menggunakan dana KUR menjadi Rp25 triliun. Tahun sebelumnya, dana KUR yang disiapkan pemerintah sebesar Rp20 triliun.
Memacu Ekonomi Domestik
DALAM beberapa pekan terakhir terjadi sejumlah perkembangan menarik di Tanah Air. Pertama, langkah penurunan suku bunga yang sangat mengejutkan oleh Bank Indonesia (secara pribadi saya terkejut dengan penurunan itu, juga besarannya).
Kedua, pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal III-2011.Ketiga,hasil riset AC Nielsen mengenai tingkat kepercayaan konsumen global. Kesemuanya itu terjadi di tengah krisis perekonomian global yang dewasa ini menghantui banyak negara maju di Eropa dan Amerika Serikat,selain Jepang yang sudah beberapa lama mengalami kelesuan dalam perekonomian mereka.
Kedua, pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal III-2011.Ketiga,hasil riset AC Nielsen mengenai tingkat kepercayaan konsumen global. Kesemuanya itu terjadi di tengah krisis perekonomian global yang dewasa ini menghantui banyak negara maju di Eropa dan Amerika Serikat,selain Jepang yang sudah beberapa lama mengalami kelesuan dalam perekonomian mereka.
IMF: Negara Maju Bisa Terjun ke Jurang Resesi
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Jumat, 11 November 2011 mengingatkan bahwa negara maju bisa kembali jatuh ke jurang resesi. Kecuali, para pembuat kebijakan bergerak cepat untuk menyepakati kebijakan yang bisa mendongkrak pertumbuhan.
Dalam catatan yang disiapkan untuk pertemuan puncak G20 di Cannes, Perancis, pekan lalu, namun baru dipublikasikan Jumat ini, IMF mengatakan, ibarat mobil, pemulihan ekonomi di negara maju "masih ada di gigi terendah".
"Kebijakan yang melumpuhkan dan tidak logis telah memperburuk ketidakpastian, kehilangan kepercayaan, dan tekanan tinggi di pasar keuangan," kata IMF seperti dilansir dari kantor berita Reuters.
Dalam catatan yang disiapkan untuk pertemuan puncak G20 di Cannes, Perancis, pekan lalu, namun baru dipublikasikan Jumat ini, IMF mengatakan, ibarat mobil, pemulihan ekonomi di negara maju "masih ada di gigi terendah".
"Kebijakan yang melumpuhkan dan tidak logis telah memperburuk ketidakpastian, kehilangan kepercayaan, dan tekanan tinggi di pasar keuangan," kata IMF seperti dilansir dari kantor berita Reuters.
IMF: Tak Ada Negara Kebal Krisis Global
Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) mengatakan, tidak ada satu negara pun yang kebal terhadap dampak krisis global. Saat ini, pemulihan perekonomian negara Italia menjadi kunci agar krisis Eropa tidak semakin memburuk.
Seperti dilansir News.com.au, Direktur Eksekutif IMF, Christine Lagarde, mengatakan bahwa reformasi keuangan Italia menjadi hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak dari krisis zona euro.
"Tidak ada negara yang kebal terhadap konsekuensinya, jika usaha (pemulihan) gagal," ujar Lagarde saat pertemuan dengan Menteri Keuangan Jepang, Jun Azumi, di Tokyo, Jepang, Sabtu 12 November 2011.
Seperti dilansir News.com.au, Direktur Eksekutif IMF, Christine Lagarde, mengatakan bahwa reformasi keuangan Italia menjadi hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak dari krisis zona euro.
"Tidak ada negara yang kebal terhadap konsekuensinya, jika usaha (pemulihan) gagal," ujar Lagarde saat pertemuan dengan Menteri Keuangan Jepang, Jun Azumi, di Tokyo, Jepang, Sabtu 12 November 2011.
ekoNomi piRamida
Kapanlagi.com - Pengamat ekonomi Dr Rizal Ramli mengatakan, struktur ekonomi yang lebih ideal bagi Indonesia adalah berbentuk piramida dengan sedikit usaha skala besar dan lebih banyak usaha skala kecil.
"Dengan struktur ini, hanya ada sedikit usaha skala besar namun berkelas dunia sehingga keuntungan yang diperolehnya di luar negeri bisa dibawa ke dalam negeri," katanya dalam diskusi mengenai kebijakan fiskal dan moneter di Kampus Darmaga, Institut Pertanian Bogor (IPB), Selasa (12/8).
Industri besar yang berkelas dunia tersebut akan memperkuat usaha kecil dan menengah (UKM) di dalam negeri, karena ia membutuhkan spare part yang bisa dibuat oleh UKM lokal, kata mantan Menteri Perekonomian di era pemerintahan Abdurrahman Wahid tersebut.
"Dengan demikian akan terbentuk juga UKM-UKM yang kreatif," katanya.
Setelah struktur piramida tersebut terbentuk, kata dia, baru akan terjadi kebangkitan yang sesungguhnya bagi Indonesia. "Karena setelah 100 tahun Kebangkitan Nasional, hanya 10 hingga 15% saja yang menikmati kemerdekaan," katanya.
"Dengan struktur ini, hanya ada sedikit usaha skala besar namun berkelas dunia sehingga keuntungan yang diperolehnya di luar negeri bisa dibawa ke dalam negeri," katanya dalam diskusi mengenai kebijakan fiskal dan moneter di Kampus Darmaga, Institut Pertanian Bogor (IPB), Selasa (12/8).
Industri besar yang berkelas dunia tersebut akan memperkuat usaha kecil dan menengah (UKM) di dalam negeri, karena ia membutuhkan spare part yang bisa dibuat oleh UKM lokal, kata mantan Menteri Perekonomian di era pemerintahan Abdurrahman Wahid tersebut.
"Dengan demikian akan terbentuk juga UKM-UKM yang kreatif," katanya.
Setelah struktur piramida tersebut terbentuk, kata dia, baru akan terjadi kebangkitan yang sesungguhnya bagi Indonesia. "Karena setelah 100 tahun Kebangkitan Nasional, hanya 10 hingga 15% saja yang menikmati kemerdekaan," katanya.
ekoNomi isLam
Adakah Ekonomi Islam?
Sistem kapitalis yang saat ini banyak dipergunakan telah menunjukkan kegagalan dengan mengakibatkan terjadinya krisis ekonomi. Sistem ekonomi Islam sebagai pilihan alternatif mulai digali untuk diterapkan sebagai sistem perekonomian yang baru. Bagaimanakah sistem ekonomi Islam itu? Sistem ekonomi Islam mempunyai perbedaan yang mendasar dengan sistem ekonomi yang lain, dimana dalam sistem ekonomi Islam terdapat nilai moral dan nilai ibadah dalam setiap kegiatannya.
Prinsip ekonomi Islam adalah:
- Kebebasan individu.
- Hak terhadap harta.
- Ketidaksamaan ekonomi dalam batasan.
- Kesamaan sosial.
- Keselamatan sosial.
- Larangan menumpuk kekayaan.
- Larangan terhadap institusi anti-sosial.
- Kebajikan individu dalam masyarakat.
Sistem kapitalis yang saat ini banyak dipergunakan telah menunjukkan kegagalan dengan mengakibatkan terjadinya krisis ekonomi. Sistem ekonomi Islam sebagai pilihan alternatif mulai digali untuk diterapkan sebagai sistem perekonomian yang baru. Bagaimanakah sistem ekonomi Islam itu? Sistem ekonomi Islam mempunyai perbedaan yang mendasar dengan sistem ekonomi yang lain, dimana dalam sistem ekonomi Islam terdapat nilai moral dan nilai ibadah dalam setiap kegiatannya.
Prinsip ekonomi Islam adalah:
- Kebebasan individu.
- Hak terhadap harta.
- Ketidaksamaan ekonomi dalam batasan.
- Kesamaan sosial.
- Keselamatan sosial.
- Larangan menumpuk kekayaan.
- Larangan terhadap institusi anti-sosial.
- Kebajikan individu dalam masyarakat.
EKONOMI KAPITALIS
Lahirnya Ekonomi Kapitalisme
Motivasi teori modernisasi untuk merubah cara produksi masyarakat berkembang sesungguhnya adalah usaha merubah cara produksi pra-kapitalis ke kapitalis, sebagaimana negara-negara maju sudah menerapkannya untuk ditiru. Selanjutnya dalam teori dependensi yang bertolak dari analisa Marxis, dapat diakatakan hanyalah mengangkat kritik terhadap kapitalisme dari skala pabrik (majikan dan buruh) ke tingkat antar negara (pusat dan pinggiran), dengan analisis utama yang sama yaitu eksploitasi. Demikian halnya dengan teori sistem dunia yang didasari teori dependensi, menganalisis persoalan kapitalisme dengan satuan analisis dunia sebagai hanya satu sistem, yaitu sistem ekonomi kapitalis
Motivasi teori modernisasi untuk merubah cara produksi masyarakat berkembang sesungguhnya adalah usaha merubah cara produksi pra-kapitalis ke kapitalis, sebagaimana negara-negara maju sudah menerapkannya untuk ditiru. Selanjutnya dalam teori dependensi yang bertolak dari analisa Marxis, dapat diakatakan hanyalah mengangkat kritik terhadap kapitalisme dari skala pabrik (majikan dan buruh) ke tingkat antar negara (pusat dan pinggiran), dengan analisis utama yang sama yaitu eksploitasi. Demikian halnya dengan teori sistem dunia yang didasari teori dependensi, menganalisis persoalan kapitalisme dengan satuan analisis dunia sebagai hanya satu sistem, yaitu sistem ekonomi kapitalis
Jumat, 04 November 2011
PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONSUMEN
Keputusan konsumen untuk membeli atau tidak membeli suatu produk atau jasa merupakan saat yang penting bagi pemasar. Keputusan ini dapat menandai apakah suatu strategi pemasaran telah cukup bijaksana, berwawasan luas, dan efektif, atau apakah kurang baik direncanakan atau keliru menetapkan sasaran. Keputusan merupakan seleksi terhadap dua pilihan alternative atau lebih.
Riset konsumen eksperimental mengungkapkan bahwa menyediakan pilihan bagi konsumen ketika sesungguhnya tidak ada satu pun pilihan, dapat dijadikan strategi bisnis yang tepat, strategi tersebut dapat meningkatkan penjualan dalam jumlah yang sangat besar.
Riset konsumen eksperimental mengungkapkan bahwa menyediakan pilihan bagi konsumen ketika sesungguhnya tidak ada satu pun pilihan, dapat dijadikan strategi bisnis yang tepat, strategi tersebut dapat meningkatkan penjualan dalam jumlah yang sangat besar.
PERAN MANAJEMEN KEUANGAN
Manajemen keuangan merupakan menajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan. Fungsi-fungsi keuangan tersebut meliputi begaimana memperoleh dana (raising of fund) dan bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation of fund). Manajer keuangan berkepentingan dengan penentuan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada berbagai aktiva dan memilih sumber-sumber dana untuk membelanjai aktiva tersebut. Untuk memperoleh dana, manajer keuangan bisa memperolehnya dari dalam maupun luar perusahaan. Sumber dari luar perusahaan berasal dari pasar modal, bisa berbentuk hutang atau modal sendiri
ARBITRASE SEBAGAI SALAH SATU BENTUK PENYELESAIAN SENGKETA DILUAR PENGADILAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Era Globalisasi yang melanda seluruh dunia mempengaruhi semua bidang kehidupan. Namun yang paling tampak dan terasa adalah bidang ekonomi, khususnya perdagangan. Era ini ditandai dengan lahirnya berbagai macam perjanjian multilateral maupun bilateral yang menjurus kepada kondisi yang borderless dalam dunia perdagangan.
Perkembangan ekonomi di Indonesia semakin bertambah pesat, hal ini disebabkan adanya kebijakan pemerintah dalam pembangunan nasional yang diarahkan pada peningkatan efisiensi perdagangan dalam dan luar negeri serta menunjang setiap peningkatan produksi ekspor dan perluasan lapangan kerja.
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Era Globalisasi yang melanda seluruh dunia mempengaruhi semua bidang kehidupan. Namun yang paling tampak dan terasa adalah bidang ekonomi, khususnya perdagangan. Era ini ditandai dengan lahirnya berbagai macam perjanjian multilateral maupun bilateral yang menjurus kepada kondisi yang borderless dalam dunia perdagangan.
Perkembangan ekonomi di Indonesia semakin bertambah pesat, hal ini disebabkan adanya kebijakan pemerintah dalam pembangunan nasional yang diarahkan pada peningkatan efisiensi perdagangan dalam dan luar negeri serta menunjang setiap peningkatan produksi ekspor dan perluasan lapangan kerja.
KEPUTUSAN SOURCING DALAM RANTAI PASOKAN
Procurement adalah proses dimana perusahaan memperoleh komponen bahan baku, produk, pelayanan atau sumber daya lainnya dari supplier untuk melaksanankan operasi mereka. Sourcing adalah keseluruhan sekumpulan proses bisnis yang diperlukan untuk membeli barang dan jasa. Untuk fungsi rantai pasokan, keputusan yang paling penting adalah apakah outsource atau in-house. Sebuah perusahaan outsource jika perusahaan menyewa perusahaan luar untuk melaksanakan operasi dalam suatu perusahaan. Aktifitas outsourcing rantai pasokan berdasarkan dua pertanyaan:
• Akankah pihak ketiga meningkatkan surplus rantai pasokan untuk meningkatkan aktivitas in-house?
• Sampai seberapa tingkat resiko tumbuh dari outsourcing?
Walaupun keputusan untuk outsource dibuat, proses sourcing meliputi seleksi supplier, mendesain kontrak supplier, kolaborasi desain produk, pengadaan material atau pelayanan dan evaluasi performa supplier.
• Akankah pihak ketiga meningkatkan surplus rantai pasokan untuk meningkatkan aktivitas in-house?
• Sampai seberapa tingkat resiko tumbuh dari outsourcing?
Walaupun keputusan untuk outsource dibuat, proses sourcing meliputi seleksi supplier, mendesain kontrak supplier, kolaborasi desain produk, pengadaan material atau pelayanan dan evaluasi performa supplier.
Economic Value Added (EVA)
Merupakan hasil pengurangan total biaya modal terhadap laba operasi setelah pajak. Biaya modal sendiri berupa cost of debt dan cost of equity.
Economic Value Added dapat diformulasikan sebagai berikut:
EVA = NOPAT – (Capital x c) atau EVA= (r-c) x Capital
Dimana :
• NOPAT adalah Net Operating Profit After Tax, yaitu laba bersih (Net Income After Tax) ditambah bunga setelah pajak.
• c adalah biaya kapital adalah biaya bunga pinjaman dan biaya equitas yang digunakan untuk menghasilkan NOPAT (Net Operating profit After Tax) tersebut dan dihitung secara rata-rata tertimbang (Weighted Average Cost of Capital).
• R adalah tingkat balikan kapital (rate of return), yaitu NOPAT dibagi dengan Capital.
• Capital adalah jumlah dana yang tersedia bagi perusahaan untuk membiayai perusahaannya.
Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam menghitung EVA (Economic
Value Added) secara lebih detail sebagai berikut (Mike Roussana, 1997):
1. Menghitung biaya hutang dan biaya atas ekuitas
2. Menghitung struktur permodalan dari neraca
3. Menghitung NOPAT
4. Menghitung tingkat pengembalian (r)
5. Menghitung biaya modal rata-rata tertimbang (C)
6. Menghitung EVA (Economic Value Added)
EVA mirip dengan penghitungan profit biasa namun dengan 2 perbedaan penting yaitu EVA mempertimbangkan biaya pada semua modal dan tidak terhalang dengan adanya GAAP yang mengatur dalam laporan keuangan perusahaan.
Laba bersih yang dilaporkan dalam laporan laba rugi perusahaan hanya mempetimbangkan sebagian besar yang tampak pada capital cost seperti interest-yang mengabaikan cost pada equity finance.
Akuntansi keuangan tidak menghitung biaya pada keuangan yang diterima oleh pemegang saham karena merupakan opportunity cost yang tidak dapat diukur secara langsung. Namun kenyataannya tidaklah demikian.
Economic Value Added dapat diformulasikan sebagai berikut:
EVA = NOPAT – (Capital x c) atau EVA= (r-c) x Capital
Dimana :
• NOPAT adalah Net Operating Profit After Tax, yaitu laba bersih (Net Income After Tax) ditambah bunga setelah pajak.
• c adalah biaya kapital adalah biaya bunga pinjaman dan biaya equitas yang digunakan untuk menghasilkan NOPAT (Net Operating profit After Tax) tersebut dan dihitung secara rata-rata tertimbang (Weighted Average Cost of Capital).
• R adalah tingkat balikan kapital (rate of return), yaitu NOPAT dibagi dengan Capital.
• Capital adalah jumlah dana yang tersedia bagi perusahaan untuk membiayai perusahaannya.
Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam menghitung EVA (Economic
Value Added) secara lebih detail sebagai berikut (Mike Roussana, 1997):
1. Menghitung biaya hutang dan biaya atas ekuitas
2. Menghitung struktur permodalan dari neraca
3. Menghitung NOPAT
4. Menghitung tingkat pengembalian (r)
5. Menghitung biaya modal rata-rata tertimbang (C)
6. Menghitung EVA (Economic Value Added)
EVA mirip dengan penghitungan profit biasa namun dengan 2 perbedaan penting yaitu EVA mempertimbangkan biaya pada semua modal dan tidak terhalang dengan adanya GAAP yang mengatur dalam laporan keuangan perusahaan.
Laba bersih yang dilaporkan dalam laporan laba rugi perusahaan hanya mempetimbangkan sebagian besar yang tampak pada capital cost seperti interest-yang mengabaikan cost pada equity finance.
Akuntansi keuangan tidak menghitung biaya pada keuangan yang diterima oleh pemegang saham karena merupakan opportunity cost yang tidak dapat diukur secara langsung. Namun kenyataannya tidaklah demikian.
JENIS-JENIS ANGGARAN SEKTOR PUBLIK
Sistem anggaran sektor publik dalam perkembangannya telah menjadi instrumen kebijakan multi-fungsi yang digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan organisasi. Hal tersebut terutama tercermin pada komposisi dan besarnya anggaran yang secara langsung merefleksikan arah dan tujuan pelayanan masyarakat yang diharapkan. Anggaran sebagai alat perencanaan kegiatan publik yang dinyatakan dalam satuan moneter sekaligus dapat digunakan sebagai alat pengendalian. Agar fungsi perencanaan dan pengawasan dapat berjalan dengan baik, maka sistem anggaran serta pencatatan atas penerimaan dan pengeluaran harus dilakukan dengan cermat dan sistematis.
Kriteria penerapan pembebanan biaya berdasar aktivitas (Activity Based Costing) dalam perusahaan
• Product diversity
menunjukkan jumlah dan keanekaragaman product families yang ditawarkan. dalam hal ini semakin banyak produk yang dihasilkan, maka semakin cocok menggunakan analisis ABC(activities based costing). hal ini dikarenakan jika semakin banyak beragam produk yang dihasilkan akan berakibat semakin beragam pula aktivitasnya sehingga semakin tinggi pula tingkat distorsi cost.
• Support diversity
menunjukkan jumlah dan keanekaragaman aktivitas yang mengakibatkan tingginya pengeluaran overhead cost. hal tersebut menyebabkan kesulitan dalam pengalokasian biaya overhead. jadi, semakin banyak jumlah dan keanekaragaman aktivitas maka semakin cocok menggunakan analisis ABC (activities based costing).
menunjukkan jumlah dan keanekaragaman product families yang ditawarkan. dalam hal ini semakin banyak produk yang dihasilkan, maka semakin cocok menggunakan analisis ABC(activities based costing). hal ini dikarenakan jika semakin banyak beragam produk yang dihasilkan akan berakibat semakin beragam pula aktivitasnya sehingga semakin tinggi pula tingkat distorsi cost.
• Support diversity
menunjukkan jumlah dan keanekaragaman aktivitas yang mengakibatkan tingginya pengeluaran overhead cost. hal tersebut menyebabkan kesulitan dalam pengalokasian biaya overhead. jadi, semakin banyak jumlah dan keanekaragaman aktivitas maka semakin cocok menggunakan analisis ABC (activities based costing).
PRICE
Relation of Cost to Price
Setiap manajer supply percaya supplier seharusnya menetapkan harga yang adil. Harga yang adil adalah harga terendah untuk memastikan supply berkelanjutan dari kualitas yang baik dimana dan kapanpun dibutuhkan.
Harga adil untuk satu penjual pada satu item mungkin dapat lebih tinggi daripada harga adil untuk item subtitusi lainnya: Kedua kemungkinan “harga adil” sejauh pembeli peduli, dan pembeli mungkin membayar kedua harga tersebut pada saat yang sama.
Setiap manajer supply percaya supplier seharusnya menetapkan harga yang adil. Harga yang adil adalah harga terendah untuk memastikan supply berkelanjutan dari kualitas yang baik dimana dan kapanpun dibutuhkan.
Harga adil untuk satu penjual pada satu item mungkin dapat lebih tinggi daripada harga adil untuk item subtitusi lainnya: Kedua kemungkinan “harga adil” sejauh pembeli peduli, dan pembeli mungkin membayar kedua harga tersebut pada saat yang sama.
STRUKTUR HUTANG
Struktur hutang menjelaskan suatu komposisi jangka waktu hutang yang dipergunakan oleh perusahaan, baik jangka pendek, menengah, ataupun jangka panjang, dan dipengaruhi oleh besar kecilnya hutang tersebut
Macam-macam hutang antara lain:
1. Hutang Jangka Pendek
2. Hutang Jangka Menengah
3. Hutang Jangka Panjang
Hutang Jangka Pendek
Sumber pendanaan Hutang jangka pendek dikelompokkan menjadi:
1. Variable Keputusan Pasif, jumlah sumber dana tersebut akan tergantung pada keputusan aspek yang lainnya sesuai dengan aktivitas perusahaan. Misalnya: pembelian bahan baku secara kredit, rekening-rekening accruals.
2. Variable Keputusan Aktif, perusahaan harus secara aktif mencari dan mendapatkan sumber dana dan dalam memperolehnya harus mempunyai perjanjian-perjanjian formal kepada Kreditor. Misalnya: hutang Bank.
Hutang Jangka Menengah
Macam-macam hutang antara lain:
1. Hutang Jangka Pendek
2. Hutang Jangka Menengah
3. Hutang Jangka Panjang
Hutang Jangka Pendek
Sumber pendanaan Hutang jangka pendek dikelompokkan menjadi:
1. Variable Keputusan Pasif, jumlah sumber dana tersebut akan tergantung pada keputusan aspek yang lainnya sesuai dengan aktivitas perusahaan. Misalnya: pembelian bahan baku secara kredit, rekening-rekening accruals.
2. Variable Keputusan Aktif, perusahaan harus secara aktif mencari dan mendapatkan sumber dana dan dalam memperolehnya harus mempunyai perjanjian-perjanjian formal kepada Kreditor. Misalnya: hutang Bank.
Hutang Jangka Menengah
HAK CIPTA
Hak cipta adalah hak eksekutif bagi pencipta maupun penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya maupun memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut perundang-undangan yang berlaku.
Yang dimaksud dengan pencipta adalah : Seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya lahir suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecakatan, keterampilan atau keahlian yang dituangkan dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.
Yang dimaksud dengan pencipta adalah : Seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya lahir suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecakatan, keterampilan atau keahlian yang dituangkan dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.
UMR, PRODUKTIVITAS, DAN ETIKA BISNIS
Di dalam dunia bisnis, pengupahan merupakan hal yang sewajarnya sebagai bentuk kompensasi atas kontribusi yang diberikan pekerja atau buruh kepada perusahaan. Jadi ketika perusahaan merekrut pekerja/ buruh yang diharapkan adalah pekerja/buruh tersebut dapat menjalankan serangkaian pekerjaannya untuk menghasilkan barang atau jasa yang mendukung kegiatan usaha sehingga menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Keuntungan yang didapat dapat digunakan perusahaan untuk memberikan kompensasi berupa upah kepada pekerja/buruh.
Langganan:
Postingan (Atom)